Keteranga
  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

06/12/10

Berawal dari Hilangnya Rasa Kebersamaan

….nusa bangsa
….dan bahasa
….kita bela “bersama”.
.

….”kita bela bersama”….itulah salah satu kutipan dari syair lagu nasional kita yang berjudul Satu Nusa Satu Bangsa. Tentunya, kita sudah tidak asing lagi dengan lagu tersebut. Ya, saya pun sejak duduk disekolah dasar hingga sekolah menengah atas, setiap hari senin terkadang menyanyikan lagu tersebut saat upacara bendera. Esensi lagu tersebut ialah sebuah wujud dari konsensus kita bersama—seluruh warga negara Indonesia. Untuk bersama-sama dalam membela nusa bangsa, bahasa, dan segala apa yang ada di naungan Garuda Pancasila. Tapi, ketika akhirnya saya harus menghujamkan pandangan kekehidupan sehari-hari, kondisi Indonesia kini, rasanya lagu hanyalah lagu, tiada efeknya. Sedih dan sakit rasanya hati ini jika terus memandang kondisi bangsa saat ini, hingga pada akhirnya sesekali—atau bahkan sering. Saya mengarahkan pandangan kelangit nan luas.
.
.
.
Saya sangat prihatin atas kehidupan berbangsa di negeri ini yang semakin meminggirkan kebersamaan. Banyak gejala dalam masyarakat yang menampakkan bagaimana sebuah bangsa yang menyebut secara eksplisit keadilan sosial dalam ideologi Pancasila-nya, seolah tak menghiraukan lagi istilah kebaikan bersama.
.
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
(Pancasila, Sila Kelima)
.
.
dalam kesempatan ini, saya tidak bermaksud mengkritisi pemerintah secara khusus, disini saya lebih menekankan kepada kita—warga masyarakat Indonesia. Bagi pemerintah tentunya, pelaksanaan sila kelima dalam Pancasila ialah suatu kewajiban yang mesti diupayakan pelaksanaannya. Dan kita sebagai rakyat juga wajib mengawasi jalannya roda pemerintahan.
.
.
.
Dan kali ini
Saya mengajak seluruh kita sebagai warga negara Indonesia untuk instropeksi diri. Sejenak kita lupakan pemerintahan! Dimuka sudah saya sampaikan bahwa saat ini rasa atau sense kebersamaan sebagai suatu bangsa yang harus saling membantu, bahu-membahu antar sesama sudah mulai hilang—bisa jadi pula memang sudah hilang. Misalnya, Korupsi disegala lini kehidupan masyarakat adalah contoh telanjang tiadanya rasa kebersamaan berbangsa itu. Marilah kita coba melihat kedalam diri kita masing-masing, masihkan kita sebagai sebuah bagian dari bangsa mengutamakan kepentingan umum? Ataukah kepentingan pribadi jauh berbobot? Tidak usah terlalu jauh, kita lihat dalam keluarga sebagai pembentuk masyarakat. Apakah seorang ayah, ibu, anak, mementingkan keadilan bersama atau hanya sebagai keadilan bagi pribadinya masing-masing. Misalnya, kita sebagai anak dalam sebuah keluarga memiliki beberapa saudara kandung, pernahkah kita mempertimbangkan mereka saudara-saudara kita dalam hal memutuskan sesuatu agar hasilnya dapat atau setidaknya menyenangkan hati bersama. Bagi saya pribadi, menciptakan keadilan dan rasa kebersamaan dalam keluarga itu memang tidak mudah. Tapi, yakinlah jika kita sudah memulai dari diri kita sendiri, dan dari institusi terkecil—keluarga. Niscaya diluar kita pun akan lebih mementingkan rasa kebersamaan, tentunya dalam hal kebaikan.
.
.
.
Segala bentuk upaya pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi saya akan sia-sia belaka, jikalau masyarakatnya sendiri sudah atau sengaja menghilangkan rasa kebersamaan—erat kaitannya dengan sila ketiga, persatuan Indonesia. Mari, kita bantu Pemerintah, mewujudkan persatuan yang utuh. Jikapun pemerintah melenceng, jika kita bersatu padu secara utuh, niscaya dalam hal perlawanan—jika mengharuskan demikian. Kita akan berhasil. Mulailah, untuk mempertimbangkan nilai-nilai kebersamaan, agar lebih kita utamakan.
.
.
Misalnya,
Dalam kita berkendaraan, janganlah kita ugal-ugalan, serempet sana serempet sini, tidak memakai sarana pengaman standar, tidak taat aturan lalu lintas, itu sudah menunjukkan bahwa Anda pengendara yang sudah kehilangan rasa kebersamaan. Jalan itu milik bersama, dan ketertiban itu lebih utama. Saya semakin prihatin jika harus pergi kekota besar, para pengendara banyak yang tidak taat lalulintas, hingga jika saya lihat, polisi lalulintas pun terkesan cuek. Apakah seperti ini budaya masyarakat Indonesia, yang katanya, ramah-ramah, baik hati, dan sebagainya. Atau itu semua kini hanyalah jargon-jargon penuh kebohongan, sebagaimana pernah terjadi di era orde baru. Banyak jargon-jargon soal Pancasila, ternyata realisasi dari jargon tersebut tidak ada. Misalnya lagi,  sekarang ini banyak masyarakat menyuarakan selogan bersama dan bermaksud mengajak supaya “Anti Korupsi”. Jika saya harus katakan, selogan “Anti Korupsi” bukan untuk kita katakan kepada orang lain—bukannya tidak boleh. Tapi untuk ditanamkan dalam sanubari yang paling dalam dari diri kita sendiri, untuk Anti Korupsi disegala lini kehidupan yang kita jalani. Sifat korup sejatinya bibitnya itu ada dalam diri manusia, tapi kembali lagi kepada kita, apakah kita merawat dan menyirami bibit nista tersebut atau tidak. Segeralah kita mulai menjadi pribadi yang menjadi bahan cerita  inspirasi atau teladan baik bagi sesama.
.
.
.
Mari coba kita renungi kata-kata yang berbunyi : “Jangan tanya apa yang Negera berikan padamu, tapi tanyalah apa yang sudah kamu berikan pada Negera”. Sudah tugas Negara memberikan yang terbaik bagi rakyatnya, tapi pernah terpikirkah sekarang ini, bahwa kita sebagai rakyat juga bertugas memberikan yang terbaik bagi Negara. Semuanya itu, satu kesatuan. Dan segala bentuk kebobrokan, kemiskinan, pengangguran, dan belum selesainya segudang permasalahan yang memekakan telinga. Ialah berawal dari hilangnya rasa kebersamaan, baik dalam tatatan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
.
….nusa bangsa
….dan bahasa
….kita bela “bersama”
 
Akses : http://degoblog.wordpress.com/

Kasih Sayang, Pengorbanan dan Solidaritas antar Sesama manusia

Bagi saya pribadi, bisa memberikan ASI ekslusif 6 bulan kepada bayi memiliki
makna yang luas, bukan semata-mata memberikan asupan yang terbaik untuk bayi
atau terciptanya bonding (ikatan batin) yang kuat antara ibu dan bayi,
tetapi lebih dari itu. Dari ASI, saya mendapatkan pelajaran hidup yang
sangat berharga, membuat saya lebih bisa memaknai hidup, serta lebih
mensyukuri nikmat dan karunia Maha Pencipta.

Salah satu dari sekian banyak yang pernah saya lalui bersama ASI adalah
cerita perjuangan Mba Kemijem, saya punya alasan kenapa cerita Mba Kemijem
yang saya angkat kali ini, karena dalam cerita ini betapa banyaknya Mba Kemi
(nama panggilan Mba Kemijem) menghadapi rintangan dengan segala
keterbastasan yang dimilikinya, ia tidak pernah menyerah, dalam cerita ini
teman-teman di uji rasa solidaritas dan keikhlasan kami ketika membantu Mba
Kemi.

Mba Kemi adalah seorang buruh pabrik yang pada waktu itu sedang hamil anak
kedua, orangnya tidak banyak bicara, setiap mengikuti kelas asi di musola
hanya diam mendengarkan saya membaca artikel tentang ASI. Suatu hari saya
tembak dia dengan bertanya mengenai rencana Mba Kemi melahirkan bayinya.
Jawabannya saat itu adalah "saya belum tau, sepertinya saya akan melahirkan
di Jawa Tengah kampung halaman saya, dan saya akan menitipkan bayi saya pada
orang tua saya di kampung ketika nanti cuti melahirkan habis. Sebab untuk
melahirkan di sini tidak memungkinkan, nanti setelah saya masuk kerja siapa
yang akan mengurus bayi saya"

Mendengar jawaban Mba, saya bertanya lagi, "Apa Mba ngak kepengen memberikan
bayinya ASI Ekslusif ?" Mba hanya tersenyum menanggapi pertanyaan saya.
Sejak saat itu saya mulai berfikir keras bagaimana caranya supaya bisa
membantu si Mba agar mau berjuang memberikan ASI Ekslusif u bayinya. Saya
ngak banyak memaksa mba, saya cuma mengajak dia untuk rajin datang ke musola
sama-sama belajar tentang ASI. Saya membayangkan bagaimana jika saya berada
diposisi mba dengan segala keterbatasannya, saat itu yang bisa saya lakukan
adalah berusaha membangkitkan semangat Mbak Kemi untuk mau "berjuang" demi
ASI. Alhamdulillah Mba rajin sekali hadir di musola, sesekali saya tanya
"Mba artikel asinya, suka di baca ngak di rumah ?", Mba menjawab "Sering bu,
malah kalo saya cape suami saya yang membacakan artikel tsb untuk saya".
Dalam hati saya bersyukur sekali mendengar jawabannya, berarti sudah ada
kemauan dari Mba dan suaminya.

Hari-hari pun berlalu, sesekali saya lontarkan pertanyaan pada mba tentang
rencana melahirkan bayinya, jawabannya masih sama dengan jawaban peratama.
Ketika kehamilannya semakin besar ada perkembangan yang mengejutkan akhirnya
mba mulai berubah pikiran, mba berniat melahirkan di Rancaekek tempat Mba
dan Suaminya bermukim saat itu.

Namun ternyata persoalannya tidak semudah itu, kendala yg dihadapi oleh mba
adalah pertama dia harus mencari pengasuh bayinya, yang kedua adalah
kontrakan tempat tinggal mba tidak memiliki daya listrik yang cukup untuk
menyalakan sebuah kulkas dan memiliki daya listrik yg kecil yaitu 225 watt,
dipakai untuk menyalakan tv, lampu, akuarium , radio, rice cooker dll maka
kalo kalo ditambah kulkas tidak akan kuat alias pasti ngejepret.

Mendengar hal tsb saya menarik napas panjang dan sekali lagi memahami
kondisi mba sambil ikut berpikir mencarikan solusi. Untuk persoalan pertama
mengenai pengasuh bayinya, Mba dan suaminya berusaha mencari, ada yang
bersedia tapi bayinya di asuh di rumah yang ngasuh bukan di rumah Mba Kemi,
yah apa boleh buat daripada ngak ada sama sekali yang ngasuh bayinya selama
di tinggal ibu bapaknya kerja. Satu masalah selesai, persoalan berikutnya
adalah tempt penyimpanan ASI yaitu kulkas. Saya menyarankan bagaimana
dititip di tetangga, ya coba deh PDKT sama tetangga siapa tau ada yang
bersedia dititipi ASI perah di frezzer kulksnya. Ternyata tetangga-tetanggs
nya pun tidak memiliki kulkas. Berarti harus cari jalan lain untuk menyimpan
stok ASI.

Di dalam kumpulan artikek ASI yang saya bagikan pada temen2 pabrik, ada
tulisan dr Utami Roesli, bahwa tidak memiliki kulkas tidak menghalangi
seorang ibu bekerja untuk tidak bisa memberikan ASI ekslusif 6 bulan pada
bayinya. Dan kebetulan juga ada seorang teman pabrik pernah mempraktekan
menyimpan ASI di termos ketika dia dan bayinya harus menginap beberapa hari
di kontrakan suaminya yang tidak ada kulkas. Saya, Mba Kemi dan teman
lainnya jadi ikut sama-sama belajar tips-tips menyimpan stok ASI dalam
termos. Saya optimis insya allah masalah ngak punya kulkas sudah bukan
menjadi kendala Mba Kem. Selanjutnyauntuk memotivasi mba, saya berburu
tulisan ibu2 menyusui dengan berbagai kendala yang harus mereka hadapi tapi
tetap bisa lulus ASIX.

Akhirnya Mba Kemi mulai masuk masa cuti, hari-hari terakhir bertemu Mba di
musola, Mba dan suaminya sudah bertekad bulat untuk melahirkan di Rancaekek.
Terharu rasanya, saya jadi bangga dan kagum pada mereka yang mau berjuang
demi ASIX. Pesan terakhir saya "Mba kalo ada apa-apa jangan sungkan-sungkan
untuk hubungi saya, mudah2an saya bisa bantu".

Wassalam,

Dinny

Sebulan kemudian saya mendapat kabar dari suami Mba bahwa Mba sudak
melahirkan bayi laki-laki dengan operasi caesar di RS terdekat, Mba dan si
bayi sehat walafiat, alhamdulillah. Namun saya mendapat kabar buruk, yaitu
mba tidak di beri kebebasan oleh petugas RS untuk menemui dan menyusui
bayinya dengan alasan karena Mbak melahirkan caesar. Segera setelah
mendengar kabar tersebut saya sharing dengan teman-teman dan Tim Klasi
Bandung (Dinny dan Linda). Mendengar kabar ini Linda dan Dinny tergerak
hatinya untuk mengunjungi Mba Kemi di RS. Karena pada waktunya itu kita
sedang sibuk-sibuknya di kantor masing-masing, kita baru bisa mengunjungi
mba keesokan harinya.

Lokasi tempat kami kerja dengan rumah sakit lumayan jauh, Linda berangkat
dari Dago dan Dinny dari Ujung berung, kalo saya sih masih keitung dekat.
Kami bertiga tiba di RS dan menemui Mba, mendengarkan cerita Mba dipersulit
oleh petugas RS untuk bisa bertemu dan memberikan ASI pada bayinya, kemudian
kami bertiga berusaha mencari tau bagaimana fakta yang sebenarnya dengan
bertanya kepada beberapa petgas yang sedang berjaga saat itu. Rupanya
memberikan ASIX belum menjadi prosedur utama di RS tsb, lalu kami menemui
manajemen RS, berusaha menyampaikan keluhan dan keinginan kami, mba pun
diberi kemudahan untuk bisa menemui dan menyusui bayinya. Setelah urusan
selesai kami kembali ke tempat kerja kami, di luar RS saat itu hujan deras,
Dinny sedang hamil besar berdua Linda kembali ke Bandung naik angkot, salut
pada Dinny dan Linda yang mau jauh2 datang untuk memberikan support pada Mba
Kemi, terima kasih teman2

Alhamdulilah setelah kami mengunjungi RS, Mba bisa bebas bertemu bayinya,
meskipun kadang mba musti sedikit ngotot pada petugas. Semangat mba patut di
acungi jempol. Meskipun menemui kendala, mba ngak mudah putus asa, mba ngak
sungkan meminta bantuan pada kami, empat hari di RS akhirnya mba dan bayi
laki2nya diijinkan pulang, saya dan mba masih sering kontak lewat sms.

Hari-haripun berlalu, tak terasa mba sudah waktunya untuk masuk kerja lagi,
masalahnya mba ngak punya kulkas menyimpan stok asinya. Tetangga ngak ada
yang punya kulkas, mencari warung yang menjual es batu pun ternyata ngak
semudah yang dibayangkan (tadinya sayang pikir pasti banyak warung yang
menjual es batu dan bisa langganan beli es batu setiap hari) unttuk mencari
es batu, suaminya harus mencari kesana kemari dan akhirnya bisa dapat es
batu dari warung yang letaknya jauh dari kontrakannya.

Sampai disini kok jadi saya yang pesimis, namun rasa pesimis itu saya
singkirkan, dan tetap memberikan semangat pada mba dan suaminya. Mba dan
suami setiap hari sama-sama berjuang menghadapai segala macam kendala dan
keterbatasan demi ASI (mba harus ektra usaha memanage stok asi, suaminya
berburu es batu, mba yang buruh pabrik dengan jam kerja shift harus
meluangkan waktu di sela waktunya setiap 2 jam kerja memerah asi, sering
kali mba harus kejar-kejaran stok asi dll). Belum mba dan suami mendapat
cemoohan dari lingkungan sekitar yang tidak mendukung pemberian ASIX, bahkan
pengasuh bayinya pun sempet ngeyel untuk memberikan bayi mba susu formula
dan MPASI sebelum usia bayi 6 bulan.

Mba dan suami menghadapi berbagai rintangan yang cukup berat, namun mereka
pantang menyerah untuk terus berusaha memberikan ASIX pada bayi mereka. Dan
alhamdulillah sepanjang yang saya ikuti perkembangannya bayi mereka tumbuh
dengan sehat.

Lama tidak mendengar kabarnya, waktu itu saya sudah tidak bekerja dan sedang
repot-repotnya persiapan pindah rumah ke Jakarta. Tiba2-tiba saya mendapat
sms dari mba yang mengabari bahwa saat itu mba di diagnosa demam berdarah
dan harus di opname. Masalahnya stok asi untuk bayinya tidak cukup, mungkin
karena mba sakit jadi asinya kurang, hebatnya mba ngak menyerah dia tetap
memberikan asinya.

Saya ingat betul waktu itu hari kamis 2 juli 2009 dimana saya sedang ada
urusan dan masih ada beberapa yang belum beres untuk kepindahan rumah saya.
Tiba-tiba dapat sms lagi dari Mba, segela saya telepon balik, ternyata mba
sudah di opname, mba tetap memerah asinya (atas sepengetahuan dokter yang
merawatnya), tapi stoknya tidak cukup karena si bayi sedang rakus-rakusnya
minum Asi. Saat itu saya merasa tidak ada yang bisa saya perbuat, untuk
menolong mbak, akhinya saya menjelaskan bahwa dalam kondisi darurat ibu bisa
memberikan susu formula pada bayinya sebagai jalan terakhir. Tau ngak apa
tanggapan dari Mba Kemi "... tapi kalo bayi saya diberi susu formula sayang
bu, karena sebentar lagi lulus ASIX". Ya Allah mendengar tanggapan mba, pipi
saya serasa di tampar keras sekali, saya malu dan merasa egois sekali, dalam
kondisi begini hanya karena sedang sibuk dan tanpa mau berusaha berpikir
panjang membantu Mba Kemi, saya dengan entengnya menyarankan bayinya mba di
beri susu formuka. Padahal selama ini sejak awal mba hamil saya selalu
mendorong mba untuk berjuang demi asix. Saya lupa bisa menyusui anak kedua
saya sampai detik ini (2 tahun 2 bulan) juga karena dukungan dan bantuan
teman-teman saya. Masa kali ini saya ngak bisa apa-apa untuk membantu mba
yang benar-benar sedang membutuhkan pertolongan

Akhirnya tanpa pikir panjang saya tawarkan apakah mba mau menerima donor
asi, kalo mau syaa usahakan hari itu juga mencari donr asi dan kalo sudah
dapat akan segera saya antar ke RS, mba mau menerima donor asi. Segera saya
sebar pengumuman melalu sms ke teman2 saya untuk mencari donor asi,
alhamdulillah waktu itu dalam kondisi singkat dapat jawaban dari dinny bahwa
dia bersedia mendonorkan asinya.

10 botol ASI saya ambil di kantor Dinny (Dinny sempat ngambil botol2
tersebut di rumahnya). Dinny memang punya stok asi yang bisa didonorkan.
Padahal sebenarnya saat itu dinny juga sedang kejar-kejaran stok memenuhi
kebutuhan bayinya, subahanalloh saat itu keikhlasan kami sedang di uji saat
itu yang kami pikirkan hanya 1, bayi mba kemi tidak boleh kehabisan asi. Jam
12 asi donor dari dinny berhasil di antarkan dan sampai ke tangan suami Mba
Kemi. Alhamdulilalh lega sekali rasanya. Beberapa hari kemudian saya dapat
kabar mba sudah keluar dari RS. Mba mengucapkan terima kasih karena asi
donor dari dinny menyelamatkan bayinya dari sufor, alhamdulillah.

Waktu pun berlalu, saya pindah ke jakarta. Suatu sore saya mendapat telepon
dari suami mba, dia curhat bnyinya ngak mau menyusu ke ibunya, di beri dot
juga susah ngak mau sama sekalu minum asi, saya menyarankan untuk
menghentikan pemberian dot, diganti dengan menyuapi asi pakai sendok dan
untuk mengatasi supaya mau menyusu langsung ke payudara ibunya dicoba dengan
berbangai cara dengan kesabaran dan kasih sayang insya Allah bisa teratasi.

Setelah curhatan itu, saya ngak dapat kabar apa-apa lagi dari Mba Kemi
sampai tanggal 31 Juli 2009 saya dapat sms dari mba yang mengabarkan bahwa
bayinya sudah lulus asi ekslusif, subhanalloh alhamdullilan membaca sms Mba
Kemi mata saya berkaca-kaca mengingat beratnya cobaan yang harus di alami
Mba Kemi dan suami lalui, oh iya alhamdullilah bayinya sudah mau menyusu
langsung ke ibunya.

Rasa syukur dan bangga sekali pada mba dan suami. Bravo mba. Dalam smsnya
mba menuliskan kata-kata " betul ya bu, kalau kita mau usaha dan berdoa
ternyata bisa dan Allah selalu memberikan jalan untuk kita" iya mba, allah
memang memberikan jalan karena mba dan suami tidak mau menyerah pada
keadaan..

Dari cerita perjuangan Mba Kemi, saya mendapat pelajaran hidup, asi telah
menyeret hati nurani saya untuk selalu berbagi dan berusaha sekuat tenaga
untuk membantu sesama ibu yang ingin bisa menyusui bayinya.

Ketika bertemu dengan ibu yang mengalami kesulitan memberikan asi, kita
harus berada di pihaknya, berusaha mengerti dan memahami apa saja kesulitan
yang sedang dihadapi, dukungan yang besar dari lingkungan sangat berarti
untuk ibu sedang mengalami kesulitan menyusui (itu lah yang saya rasakan).

Bagi ibu yang sampai saat ini masih menemukan kendala dalam memberikan asi
pada bayinya berusahalah ibu, jangan menyerah berkacalah pada kisah
perjuangan Mba Kemijem yang tetap berjuang pantang mundur menghadapi
berbagai rintangan dengan buah cintanya.

Menjadi seorang ibu adalah perkerjaan yang mulia meskipun mengemban tugas
yang berat memelihara, menjaga dan merawat anak2nya, Tuhan telah memilih
kita untuk menjalaninya jalanilah dengan penuh kesabaran keihlasan dan
cinta.

Akhir kata mudah-mudahan tulisan ini bisa menggugah hati kita semua yang
saling peduli dan berjuang pantang menyerah agar bayi-bayi bisa mendapatkan
haknya yaitu asi.

Ira Indiana - Tim KLASI BANDUNG
http://santob.multiply.com/

Solidaritas Antar Sesama

Sehari-hari dengan mudah kita melihat dan sekaligus mendapatkan pelajaran hidup dari dua jenis binatang serupa, tetapi memiliki perilaku yang sangat berbeda, yaitu lebah dan lalat. Lebah hidup dengan solidaritas yang amat tinggi antar sesama lebah. Hal itu berbeda dengan lalat. Lebah memiliki organisasi yang sedemikian rapi dan kokoh. Sedangkan lalat, organisasi itu sama sekali tidak dikenalnya. Lalat hidup secara individual, dan tidak pernah mengenal satu dengan lainnya.

Kehidupan lebah tersusun atas organisasi dan pembagian tugas yang jelas dan rapi. Masing-masing kelompok lebah memiliki tugas masing-masing. Sebagian lebah bertugas menjaga keamanan, sebagian lainnya bertugas mencari makan, membuat rumah, sebagian bertelor, dan juga lainnya menjadi pejantan. Masyarakat lebah dipimpin oleh seekor ratu lebah. Semua lebah loyal penuh terhadap pimpinannya, sepanjang pimpinannya itu masih konsisten dengan tata aturan organisasinya.

Lebah dalam hidupnya selalu memberi manfaat bagi lainnya dan tidak pernah membuat kerusakan. Binatang ukuran kecil bersayap enam ini mencari makan berupa madu. Oleh karena itu mereka beterbangan dari bunga satu ke bunga lainnya untuk mencari makan. Bulu kakinya yang lebut memberi manfaat bagi proses terjadinya pembuahan.

Dari kehidupan lebah, bisa diambil pelajaran lainnya yaitu siolidaritas antar sesamanya yang semikian tinggi. Jika terdapat seekor lebah yang diganggu hingga mati, maka lebah lainnya akan membela hingga titik darah penghabisan. Lebah-lebah tersebut akan menyerang dengan menyengatnya. Padahal jika jarum sengatan itu putus, -----dan selalu putus jika digunakan untuk menyengat, maka lebah itu akan segera mati.

Keindahan sifat lainnya, lebah tidak pernah membuat kerusakan. Andaikan binatang penyengat ini hinggap di ranting yang lembek dan lapuk sekalipun, ranting itu tidak akan putus. Lebah hidupnya selalu memberi manfaat bagi lainnya. Madu yang diambil dari sarang lebah sangat bermanfaat untuk kesehatan dan juga obat maupun lainnya.

Berbeda dengan lebah adalah lalat. Binatang ini selalu gemar dengan benda-benda kotor, jorok, dan berbau. Mereka selalu berkerumun di tempat-tempat seperti itu. Organisasi dan solidaritas tidak dikenal pada kehidupan lalat. Bahkan jika antar lalat bertemu, selalu saling mematuk. Jika terdapat temannya mati, dengan sebab apa saja, disambut gembira. Bangkainya akan diperebutkan untuk dimakan.

Jika lebah selalu memberi manfaat, maka lalat sebaliknya. Bulu kakinya yang kasar, membawa penyakit dari satu tempat ke tempat lainnya. Oleh karena itu, orang selalu hati-hati dengan makanan yang telah dihinggapi oleh lalat, khawatir terkena penyakit yang dibawa melalui kaki lalat itu.

Mengamati dua jenis binatang tersebut ------lalat dan lebah, kita akan mendapat pelajaran yang sangat berharga. Melalui kehidupan binatang itu, rupanya Tuhan akan memberikan pelajaran, agar manusia memilih dari dua jenis cara kehidupan itu. Pilihan pertama adalah kehidupan lebah, yaitu selalu hinggap pada tempat-tempat indah, wangi, selalu memberi manfaat, memiliki solidaritas yang tinggi antar teman, hidupnya terorganisasi secara rapi dan kokoh.

Sebaliknya dengan lebah, adalah lalat. Binatang itu tidak memiliki solidaritas sama sekali. Antar sesama kawan saling bermusuhan, mereka selalu berada pada tempat yang jorok, dan hidupnya selalu menyebar penyakit. Orang melihat lalat selalu merasa jijik, khawatir binatang tersebut membawa kotoran dan penyakit. Orang selalu mengamankan makanan dari binatang ini dengan cara menutup rapat-rapat.

Mudah-mudahan kita semua berhasil memetik pelajaran dari kedua jenis kehidupan binatang ini. Ternyata sedemikian tinggi kasih sayang Allah, memberikan pelajaran kepada makhluknya yang paling dimuliakan, yaitu manusia, melalui kehidupan binatang kecil, sederhana, dan selalu ada di sekitar kita. Semogalah, hidup kita semua menjadi yang terbaik, mampu membangun sillaturrahiem, menjaga solidaritas pertemanan, sebagaimana yang diajarkan oleh Allah swt., melalui ayat-ayat qowliyah berupa al Qurán dan hadits, maupun ayat kawniyah, yaitu semisal kehidupan lebah dan lalat tersebut. Wallahu a’lam. (http://uin-malang.ac.id/)




Nyeri Punggung Yang Bikin Bingung


Nyeri di pinggang atau punggung bagian bawah kerap luput dari perhatian serius. Dikira cuma pegal-pegal biasa, ternyata nyeri di bagian tulang punggung ini bisa mengindikasikan gangguan serius. Tumor, misalnya.
 
Pasti banyak yang tidak memperhatikan, bahwa punggung kita adalah bagian tubuh yang paling bekerja keras. Punggung harus bekerja non-stop 24 jam sehari. Dalam posisi duduk, berdiri (mengerjakan pekerjaan rumah tangga, berjalan), bahkan tidur, punggung harus bekerja keras menyangga tubuh kita. Bisa dibayangkan, jika kita tak jeli menjaga kesehatan punggung, maka nyeri punggung atau nyeri tulang belakang (backpain) pun bisa menimpa.

Menurut Dr. Luthfi Gatam, Sp.BO (K), FICS, spesialis bedah ortopedi dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta, angka kejadian backpain memang termasuk tinggi. Luthfi memberi ilustrasi, menurut studi di AS, 80 persen manusia yang pernah mencapai usia 50 tahun, sekali dalam hidupnya pasti pernah mengalami backpain. "Ini yang menyebabkan nyeri punggung lalu menjadi masalah di banyak negara, karena seringkali memengaruhi produktivitas kerja," lanjutnya.

Jika persentase pengidapnya begitu tinggi, lantas apa sebetulnya penyebab backpain? Menurut Luthfi, penyebabnya sangat beragam. Yang paling sering adalah karena proses degeneratif atau proses penuaan (aging proses), termasuk ketika terjadi hernia nukleus pulposus (HNP) atau saraf terjepit. Pada proses degenerasi tulang belakang, jika tulang sudah menebal atau bantalan tulang sudah lemah, maka isi bantalan tadi akan keluar dan menekan saraf yang ada di belakangnya. "Ini yang oleh awam sering disebut dengan tulang terjepit. Rasanya sangat sakit, jadi sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mendapat penanganan."

Penyebab backpain yang kedua adalah trauma, bisa trauma akibat benturan saat berolahraga, sampai trauma akibat cara mengangkat benda yang salah. Trauma juga bisa menciptakan robekan kecil-kecil pada otot punggung, misalnya kurangnya peregangan pada saat otot kaku atau tegang. Penyebab lain adalah infeksi, misalnya karena kuman TBC, dan tumor tulang. Backpain juga merupakan gejala skoliosis, yaitu kelengkungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping, yang dapat terjadi pada segmen servikal (leher), torakal (dada) maupun lumbal (pinggang).

Pada mereka yang berusia lanjut, pengeroposan tulang atau osteoporosis menjadi pemicu backpain. Pada usia ini, tulang mulai keropos karena massa tulang mulai berkurang. Akibatnya, gampang sekali terjadi patah pada tulang belakang. Buruknya postur tubuh, kegemukan (obesitas) dan gerakan yang kurang benar selama bertahun-tahun juga bisa berakibat backpain.

HANYA BEDREST
Salah satu gejala backpain adalah rasa sakit di pinggang. "Tapi, gejala sakit pinggang ini tidak selalu, kadang-kadang nyeri punggung tidak diawali sakit pinggang." Yang harus diketahui, jelas Luthfi, sakit atau nyeri pada pinggang (yang merupakan gejala nyeri punggung), juga bisa berasal dari organ-organ yang ada di sekitar tulang belakang. Misalnya ginjal, usus, atau alat-alat genitalia wanita (ovarium, saluran indung telur, dan sebagainya). "Semua bisa memberikan kontribusi terhadap nyeri tulang belakang, meskipun yang paling sering menyebabkan nyeri adalah karena tulang belakang."

Gejala backpain yang paling sering muncul adalah rasa sakit yang menjalar ke kaki. "Kaki rasanya seperti tertarik," kata Luthfi. Juga terasa ada sensasi, seolah-olah kaki kiri berbeda dibanding kaki kanan. "Kaki juga terasa panas-dingin, baal, dan kesemutan," lanjut Luthfi.

Yang harus diwaspadai adalah gejala-gejala klinis dimana nyeri punggung terjadi terus-menerus, tanpa ada hubungan dengan aktivitas seseorang. "Misalnya, punggung terasa nyeri atau sakit, baik pada saat beraktivitas maupun tidak. Ini yang harus dicermati. Jika ini yang terjadi, ada dua kemungkinan penyebabnya. Kalau sakitnya sangat hebat, biasanya karena tumor. Tapi kalau sakitnya tidak begitu hebat, biasanya karena infeksi," jelas Luthfi.

Pengobatan backpain sendiri sangat tergantung penyebabnya. "Lain penyebab, lain pula pengobatannya," tutur Luthfi seraya menyebut beragam tindakan untuk nyeri punggung, dari yang paling sederhana yaitu istirahat (bedrest), misalnya untuk kasus otot tertarik atau ligamen sprain, sampai penanganan yang sangat canggih, seperti mengganti bantal tulang belakang.

Jika dengan bedrest tidak juga sembuh, maka harus ditingkatkan dengan pemeriksaan sinar X atau dengan MRI (magnetic resonance imaging). Setelah itu, bisa dilakukan fisioterapi, pengobatan dengan suntikan, muscle exercise, hingga operasi. Masih ada lagi teknik pengobatan lain, misalnya melalui pembedahan dengan endoskopi (spinal surgery), metode pasang pen, sampai penggantian bantalan tulang.

Sumber : http://www.tabloidnova.com/

Tips sehat menjaga kesehatan mata

Mata membutuhkan perlindungan dari efek yang merugikan dari lingkungan. Maka dari itu perlu menjaga kesehatan mata kita. Efek kerusakan muncul bila terlalu sering terpapar oleh  sinar matahari, angin, debu, dan faktor lainnya. Dalam  menjaga kesehatan mata  ada 8 langkah penting untuk memastikan perlindungan yang baik untuk mata Anda.
Antara lain tips menjaga kesehatan mata sebagai berikut :
  1. Selalulah perikasa mata anda secara berkala. Ini bagus untuk mencegah dan mengobati masalah mata yang sudah ada. Jika Anda menggunakan kontak lens  pastikan agar benar- benar bersih.
  2. Makan diet seimbang buah-buahan dan sayuran segar. Makanlah makanan yang kaya nutrisi vitamin A, E dan C. Makanlah banyak wortel yang kaya beta karoten dan termasuk ikan yang tinggi omega 3. Coba secangkir brokoli karena ini juga baik untuk mata.
  3. Merawat kesehatan Anda dan sistem kekebalan tubuh. Hindari terlalu banyak merokok dan minum alkohol yang berlebihan karena hal ini dapat membuat mata Anda terlihat lelah.  Merokok mempunyai efek buruk pada peredaran darah di sekitar daerah mata. Jika Anda memiliki diabetes, secara teratur cek-up karena jika diabaikan ini dapat mempengaruhi mata. Cobalah untuk juga menjaga tekanan darah dan kolesterol pada tingkat normal.
  4. Lindungi mata dengan kacamata hitam atau sekurang-kurangnya 95% terlindung dari UV . Memilih jenis kacamata  dengan  frame yang bagus  untuk memastikan perlindungan penuh. Memakai topi, topi dan menggunakan payung untuk agar mata lebih teduh dan terlindungi  dari panas . Gunakan kacamata pelindung ketika dalam berolahraga berat dan ketika bekerja dengan alat dan mesin berat.
  5. Pastikan untuk selalu memiliki tangan yang bersih sebelum menyentuh mata Anda. Infeksi pada mata dapat dimulai dengan tangan yang tidak bersih. Juga, cobalah menghindari terlalu banyak menggosok mata. Gunakan saputangan yang bersih dan katun untuk membersihkan mata.
  6. Ingatlah ketika membaca harus memiliki pencahayaan yang baik. Dalam menonton TV, menggunakan layar anti-silau. Melakukan hal yang sama ketika menggunakan komputer. Dalam menggunakan computer dapat menyertakan screen pelindung. Luangkan waktu sebentar untuk relaksasi dari pandangan computer.
  7. Melakukan senam mata sederhana seperti mata berkedip untuk meringankan stres. Berkedip membantu melumasi mata. Cobalah untuk menutup mata Anda selama sekitar 5 menit untuk menjadi rileks dan mengurangi ketegangan mata. Punya waktu untuk istirahat mata sebanyak mungkin akan sangat baik. Melihat sesuatu hijau sangat baik untuk mata.
  8. Setelah terasa istirahat sudah cukup, mencuci mata dengan air dingin untuk mengurangi ketegangan mata. Gunakan tetes mata jika di perlukan tetapi harus sesuai dengan petunjuk dokter.Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa mata Anda pantas mendapat perhatian khusus sehingga Anda dapat benar-benar melihat kehidupan dan menghargai segala sesuatu yang ditawarkan. Semoga tips menjaga kesehatan mata ini bermanfaat.
 Sumber : http://www.sobatsehat.com/

Minum Jamu Bisa Sebabkan Sakit Ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ penting yang dimiliki manusia. Namun demikian masih banyak saudara kita  yang belum mengenalnya secara mendalam.. Hal ini menyebabkan pengetahuan saudara kita tentang Ginjal beserta penyakit, cara pencegahan dan pengobatan penyakit ginjal juga  rendah.  Agar tidak salah kaprah sekaligus  dapat menjaga kesehatan organ tubuh kita yang bernama Ginjal.
Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi sebagai alat filtrasi, mengeluarkan kelebihan garam, air,  asam,  membuang atau mengatur elektrolit seperti K, Ca, Mg, PO4, dan  sisa metabolisme tubuh. Ginjal juga bertugas melakukan sekresi untuk menghasilkan EPO yang berfungsi mengatur Haemoglobin darah (HB), aktivasi vitamin D untuk kesehatan tulang, serta mensekresi renin untuk mengatur tekanan darah. Kerusakan pada jaringan ginjal disebabkan oleh racun-racun yang masuk melalui mulut, penghancuran jaringan otot. Maka racun-racun harus dihindari agar tidak terjadi kerusakan ginjal.
 
Produk jamu tradisional atau alami yang banyak dijual dan beredar di pasaran yang berbentuk pil atau bubuk, sering dituding berbahaya bagi kesehatan ginjal. Minum jamu akan berbahaya bagi kesehatan ginjal jika diminum melebihi dosis-nya dan / atau tanpa disertai dengan banyak-banyak minum air (air putih lebih baik), karena ginjal itu tugasnya membuang air, sisa cairan dan metabolit didalamnya dengan menyaring darah yang tersuplai ke ginjal. Jika tidak disertai dengan kebiasaan banyak minum, bisa dibayangkan darah yang dialirkan ke ginjal untuk disaring dan dibuang itu berkonsentrasi yang cukup pekat, ditambah lagi dengan adanya senyawa metabolit jamu. Organ ginjal bisa cepat rusak kalau harus menyaring cairan konsentrat terus menerus. Dan akan lebih berbahaya lagi, kalau ternyata jamu yang dibeli dan dikonsumsi itu ternyata mengandung senyawa obat sintetis (dikhawatirkan reaksi antara jamu dan obat sintetis ternyata saling bertolak belakang). Bisa-bisa terjadi reaksi komplikasi. juga pemakaian jamu yang dalam jangka waktu lama bisa berdampak penumpukan senyawa metabolitnya di organ - organ, misalnya di hati, saluran pencernaan ataupun ginjal.

Selain asupan dari luar, faktor lain yang menjadi penyebab resiko munculnya penyakit Ginjal adalah  tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, penyakit jantung pembuluh darah, dan faktor keturunan. Faktor lainnya adalah usia diatas 60 tahun, sakit Lupus atau penyakit autoimun lainnya, obesitas/kegemukan, infeksi saluran kemih, batu ginjal dan  maupun badan berat rendah saat  lahir. Meskipun jarang terjadi, beberapa beberapa orang suka mengalami yang disebut gagal ginjal kronik ada yang disebabkan oleh kelainan yang diturunkan. Penyakit keturunan seperti penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan gagal ginjal kronik. 

Penyakit ginjal tergolong penyakit kronis yang tidak menular, tapi merupakan pencetus berbagai macam penyakit berbahaya. Misalnya, jantung koroner, stroke, hipertensi, serta diabetes melitus. Penyakit-penyakit tersebut saat ini menjadi ancaman utama di dunia kesehatan. Tanda dan gejala terjadinya penyakit gagal ginjal akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.. Tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan menurun, sering mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemia. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.
 
Cara pencegahan yang cukup baik adalah mengonsumsi air yang cukup, menghindari konsumsi jamu untuk jangka panjang, menghindari konsumsi obat-obatan sembarangan dan sebagainya. Cara lainnya adalah berolahraga teratur, berhenti merokok, makan dengan menu seimbang, hindari kekurangan cairan dengan minum minimal rata-rata 1-1,5 liter air putih per hari.

Sumber : http://www.lintasberita.com/ 

Mengapa Bentuk Payudara Tidak Indah Lagi?

Tahukah Anda selain karena pengaruh dari faktor usia yang bertambah pada wanita, bentuk payudara yang dulu indah bisa berubah menjadi kurang indah lagi, kendor, melorot, dan sebagainya. Lalu faktor apakah yang bisa membuat bentuk payudara jadi tidak indah? Ada beberapa faktor yang bisa membuat bentuk payudara tidak indah lagi, Anda perlu perhatikan dan kurangi impactnya bila bisa.

Bentuk Payudara

Mengapa Bentuk Payudara Tidak Indah Lagi?
  • Pada waktu masa kehamilan pada wanita biasanya bentuk payudara wanita ikut membesar dan semakin besarnya bobot payudara tersebut tentunya membuat beban otot disekitar payudara semakin besar ke arah bawah, hal ini bisa membuat payudara menurun. Untuk itu pilihan bentuk bra yang tepat dan bisa menyangga bobot payudara Anda yang membesar pada masa kehamilan.
  • Pada wanita yang sudah melahirkan dan menyusui tentunya hal ini memang kegiatan yang mau tidak mau harus dijalani, maka sesudah Anda selesai menyusui, segera lakukanlah perawatan terhadap payudara Anda agar bentuk payudara tidak kendor.
  • Pemilihan bra yang kurang tepat juga bisa membuat payudara tidak indah lagi, karena bentuk dan ukuran bra yang tidak tepat tidak mampu menyangga keseluruhan payudara dengan baik.
  • Bagi yang memang memiliki payudara cukup besar, aktivitas yang sering membuat payudara berguncang-guncang juga tidak baik bagi payudara dan bisa mempengaruhi bentuk payudara dalam jangka panjang.
  • Ada beberapa wanita yang terbiasa untuk tidak memakai bra. Hal ini bisa membuat bentuk payudara menjadi kendur, apa lagi bila ukuran payudara wanita tersebut juga besar, maka tekanan akan semakin besar dan payudara bisa melorot ke bawah.
Hal-hal diatas bisa membuat bentuk payudara tidak indah lagi, maka untuk itu, wanita lebih disarankan untuk memperhatikan hal-hal tersebut dan tidak menganggapnya sepele.
Lakukanlan perawatan payudara Anda agar ia tetap indah!

Sumber : http://www.tipsmemperbesarpayudara.com/

Perawatan Payudara yang Baik

Perawatan pada payudara agar tetap indah dan sehat bisa dibagi menjadi 3 kegiatan yaitu
1. Pembersihan Payudara / Breast Cleansing, 2. Pemijatan Payudara / Breast Massage, 3. Pemaskeran Payudara / Breast Masking
Lalu apa yang dilakukan pada masing-masing kegitan tersebut? mari kita jabarkan lebih lanjut…
perawatan payudara Perawatan Payudara yang Baik
1. Pembersihan Payudara / Breast Cleansing
Pembersihan Payudara / Breast Cleansing ini dilakukan sebelum melakukan pemijatan dan pemaskeran pada payudara, yang merupakan inti dari kegiatan perawatan pada payudara. Pembersihan pada payudara dilakukan agar payu dara menjadi bersih dan segar. Kegiatan yang dilakukan yaitu:
Berikan pembersih pada payu dara, ratakan pembersih secara melingkar pada payudara sampai bagian dada. Lalu bersihkan dengan handuk kecil dengan arah melingkar dan bersihkan juga pada bagian puting susu nya. Dan terakhir, tepuk-tepuk secara perlahan dengan menggunakan penyegar yang dituangkan pada kapas, kemudian diusapkan pada payudara.
2. Pemijatan Payudara / Breast Massage
Seperti kita ketahui bentuk tekstur payudara untuk setiap wanita berbeda-beda, maka tekakan pijatan yang dilakukan pada payudara juga harus disesuaikan dengan tekstur payudaranya. Wanita yang memiliki payu dara bertekstur lunak sebaiknya dipijat secara lembut, sedangkan wanita yang memiliki payudara dengan tekstur lebih padat, bisa dipijat dengan tekanan sedang. Lalu berapa kali pemijatan ini sebaiknya dilakukan?
Pemijatan  pada pada payudara sebaiknya dilakukan 2 kali dalam seminggu. Anda bisa menggunakan minyak sayur sebagai pelumas atau bisa juga tanpa memakai minyak. Dan sebaiknya diperhatikan untuk tidak menggunakan minyak aroma terapi atau minyak yang dibuat dari bahan berbasis mineral.
Langkah dalam melakukan pemijatan pada payudara:
  • Lakukan gerakan memijat yang bergerak dari arah puting ke luar. Tekanan jangan lebih keras dari pada tekanan yang bias diterima sama kelopak mata. Tekanan yang keras bisa membuat pembuluh darah limfe tertekan dan menghentikan aliran racun serta cairan lainnya. Pijatan sebaiknya dilakukan secara perlahan agar mencapai hasil yang maksimal.
  • Berikanlah pijatan pada payudara dengan kedua tangan seperti gerakan meremas.
  • Lalu gunakan kedua tangan secara hati-hati dan perlahan dengan gerakan searah jarum jam dan sebaliknya. Lakukan perlahan, jangan memberikan tekanan pada payudara terlalu keras.
Catatan: pada kegiatan pemijatan ini, bila Anda merasakan ada suatu benjolan, sebaiknya tidak dilakukan pemijatan dan segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
3. Pemaskeran Payudara / Breast Masking
Sebelumnya, Anda perlu meracik terlebih dahulu bahan-bahan untuk melakukan pemaskeran payudara / breast masking. Bila sudah, oleskan masker pada payudara kecuali pada puting susu. Dan biarkan sejenak, setelah masker kering, angkat masker memakai waslap dan lap sampai bersih.
Kesimpulan: Agar payudara tetap indah dan sehat, Anda perlu merawatnya dan melakukan kegiatan perawatan payudara secara teratur.

 http://www.tipsmemperbesarpayudara.com/